Hal yang Perlu Diperhatikan untuk Mengatasi Kulit Berminyak

Mengatasi Kulit Berminyak

Tidak hanya mengganggu penampilan karena wajah tampak mengilap dan riasan wajah luntur, kulit yang berminyak juga membuat Anda tidak nyaman. Untuk mengatasi kulit berminyak memang cukup sulit. Anda harus menggunakan perawatan wajah yang cocok untuk mengurangi produksi minyak pada wajah Anda.

Hati-hati, perawatan yang tidak tepat malah justru bisa membuat wajah Anda lebih berminyak. Anda patut mengetahui beberapa hal untuk membuat kulit wajah Anda menjadi berkilau bukan mengilap. Seperti dilansir dari Beauty High, berikut beberapa cara untuk mengatasi kulit berminyak.

1. Ketahui jenis kulit 

"Kulit berminyak biasanya disertai dengan pembesaran ukuran pori-pori, kulit mengilap dan kecenderungan munculnya komedo, lemak di wajah, serta jerawat," kata ahli dermatologi, David Orentreich.

"Kulit kombinasi memiliki daerah dengan karakteristik kulit berminyak, tetapi ada juga daerah lain yang terlihat dan atau merasa kering," imbuhnya.

2. Berminyak bukan berarti berjerawat

"Kulit berminyak dan jerawat tidak memengaruhi satu sama lain," jelas seorang dokter bernama Fredric Brandt. "Namun, jika Anda merusak kulit Anda karena terlalu sering mencucinya, maka Anda mungkin mengalami peningkatan produksi minyak yang dapat menyebabkan jerawat."

"Percaya atau tidak, kebersihan atau kotoran tidak menghasilkan jerawat. Tapi kelenjar sebaceous yang terdapat pada kulit Andalah yang menimbulkan jerawat. Kulit harus dibersihkan dua kali sehari dengan sabun tertentu yang bersifat ringan, lalu keringkan dengan cara menepuk dan obati dengan obat yang tepat. "

3. Pilih pembersih secara bijak

"Pembersih yang bersifat keras sebenarnya dapat mengeringkan kulit, menyebabkan produksi minyak berlebih yang tadinya berfungsi untuk melindungi kulit dari kekeringan," kata Direktur Senior dari salah satu perusahaan kosmetik ternama, Anna Prilutsky.

"Hal ini menciptakan siklus tersendiri, sehingga sangat penting untuk memilih pembersih wajah dengan bijak."

4. Ubah rutinitas

"Kulit berminyak masih bisa dehidrasi," ujar Orentreich. Meskipun produksi kelenjar minyak mungkin berlimpah, kulit di sekitarnya mungkin kering. Penggunaan produk untuk membuat kulit menjadi kering, scrub kasar, sikat pembersih yang kasar, toner, dan produk-produk yang mengandung alkohol dan kandungan tertentu, seperti Retin-A, dapat membuat kulit kering.

5. Memilih pelembap berbentuk gel dan primer

"Gel jauh lebih baik untuk kulit berminyak karena mereka tidak memiliki bahan-bahan yang menyumbat pori-pori," ungkap Fredric Brandt. "Primer juga sempurna untuk membuat riasan wajah tahan lama dan kulit terawat dengan baik. Ia juga dapat menyerap minyak berlebih, mengecilkan pori-pori, mengaburkan garis-garis halus, dan tahan terhadap keringat dan kelembapan."

6. Bebas minyak bukanlah tujuan utama

"Menggunakan pelembap bebas minyak tidak menjamin bahwa pori-pori Anda dapat menghambat produksi minyak dengan sendirinya," kata Orentreich.

"Minyak tetap dihasilkan oleh kulit secara alami, tetapi minyak berlebih dapat menyebabkan jerawat. Namun, pastikan perawatan wajah yang bebas minyak tidak mengandung bahan-bahan comedogenic yang ditambahkan ke permukaan kulit untuk membantu penyumbatan pori-pori."

7. Kembali pada toner atau astringent

"Toner yang mengandung alkohol dan astringent mungkin dapat menyebabkan kulit kering dan akan meningkatkan produksi kelenjar minyak," ucap Prilutsky.

8. Fakta kulit berminyak

"Kulit berminyak terlihat lebih halus dan mungkin tampak memiliki garis-garis yang lebih sedikit," kata Orentreich. "Kulit berminyak juga terlihat bercahaya secara alami dan terasa lebih lembut. Selain itu, kulit berminyak lebih baik dilindungi dari elemen yang dapat membuat lapisan kulit menjadi lebih tebal sehingga dapat menjaga kelembapan lebih baik.


loading...