Belajar dari Motivator Terbaik Dunia

Sebenarnya, kita punya sejuta talenta yang sudah tercipta saat kita lahir di dunia. Hanya saja, kadang kita tak menyadarinya. Pengaruh pikiran negatif, lingkungan yang kurang mendukung, hingga ketakutan kegagalan, adalah beberapa hal yang membuat bakat-bakat terbaik kita seolah terpendam begitu saja.

Karena itu, tak jarang kita butuh motivator untuk menggugah kembali semangat kita. Acap kali kita butuh orang-orang—bisa siapa saja maupun dari pelatih profesional—untuk memercikkan api yang bisa membakar kembali semangat kita. Berikut kutipan inspiratif dari beberapa tokoh yang masuk daftar 25 orang motivator terbaik dunia versi Success Magazine. Semoga kita bisa belajar banyak hal untuk meraih sukses yang luar biasa.

Les Brown

Dikenal sebagai salah satu pembicara terbaik dunia, dengan tarif mencapai di atas Rp1 miliar per jamnya, Les Brown sebenarnya pernah dicap sebagai anak yang mengalami keterbelakangan mental yang membuatnya lambat belajar. Tapi, ia membuktikan, dirinya bisa menjadi apa pun yang diinginkan, dari jadi seorang Disc Jockey (DJ), penyiar, hingga jadi komentator politik.

Ia juga pernah memenangkan National Speaker Association Council of Peers Award of Excellence dan Toastmasters International's Golden Gavel Award. Brown juga merupakan lima pembicara terbaik dari Toastmasters. Dari pengalaman hidupnya, ia menuliskan sejumlah buku laris, Its Not Over Until You Win, Up Thoughts for Down Times, dan Fight For Your Dreams.


  • “Setiap hari, ada 1440 menit. itu artinya ada 1440 kesempatan setiap hari untuk membuat dampak yang positif.”
  • “Senyum Anda akan membuat  suasana menyenangkan sehingga orang akan merasa nyaman dekat dengan Anda.”
  • “Menginginkan sesuatu saja belum cukup. Anda harus benar-benar merasa membutuhkan hal itu sehingga rela melakukan pengorbanan untuk meraihnya.”
  • “Bantu orang lain meraih impian mereka, maka Anda pun akan meraih impian Anda.”
  • “Bidiklah bulan. Kalau pun meleset, setidaknya panah Anda akan jatuh di antara bintang-bintang.”
  • “Ketika kamu terjatuh, usahakan kamu jatuh dalam posisi terlentang. Sebab, saat itu kamu masih bisa melihat ke atas. Sehingga, kamu bisa menemukan alasan tepat di atas sana yang akan segera kembali membangkitkanmu.”


Robert Kiyosaki

Robert Kiyosaki terkenal dengan serial Rich Dad, Poor Dad, yang ditulisnya pada tahun 1997. Karya Kiyosaki itu bahkan jadi semacam buku wajib untuk mereka yang ingin belajar seputar perencanaan keuangan pribadi. Tak heran jika buku itu terjual lebih dari 28 juta eksemplar.

Hidup Kiyosaki sendiri cukup berliku. Pernah merasakan menjadi seorang tunawisma, marinir, hingga jadi pengusaha yang juga kerap naik turun. Pengalaman itulah yang membuatnya bisa menginspirasi banyak orang untuk berubah “kuadran”, sehingga mampu menggerakkan orang makin sadar perencanaan keuangan untuk masa depan.


  • “Ukuran kesuksesan Anda dihitung dari seberapa semangat diri Anda, seberapa tinggi impian Anda, dan bagaimana Anda bisa mengatasi berbagai kekecewaan sepanjang jalan menuju sukses tersebut.”
  • “Kepercayaan diri hanya diperoleh dari kedisiplinan dan banyaknya latihan.”
  • “Kebebasan finansial hanya akan terjadi bagi mereka yang belajar tentang itu dan bekerja sungguh-sungguh mewujudkannya.”
  • “Kritik justru membuat kamu lebih kuat. Kamu harus mendengar apa yang mereka katakan sebagai umpan balik. Kadang itu akan membuatmu jadi lebih baik, kadang anggap saja itu suara-suara gangguan yang bisa kamu abaikan.”
  • “Mencari partner yang tepat adalah kunci sukses dalam segala hal; untuk bisnis, dalam pernikahan, dan terutama, dalam soal investasi.”
  • “Jika kamu ingin menjadi pemenang dalam kehidupan, kamu harus membiasakan diri melakukan hal yang mendobrak batasanmu.”
  • “Sering kali dalam kehidupan nyata, bukan orang pintar yang sukses, tapi mereka yang berani bertindak.”

Jack Canfield

Ia dikenal sebagai salah satu pencipta serial Chicken Soup for the Soul—yang terjual lebih dari 123 juta buku. Lulusan Harvard ini banyak memberikan insight melalui buku karyanya The Power of Focus, The Aladdin Factor, dan Dare to Win. Jack Canfield bahkan memegang Guinnes World Record untuk tujuh buku yang secara serentak masuk dalam daftar New York Times Best Sellers.

“Saya percaya bahwa setiap orang menciptakan keberuntungannya sendiri dengan membuat persiapan yang matang dan membuat rencana yang baik.”

“Orang-orang sukses memelihara pikiran positifnya tanpa menghiraukan apa pun yang mengganggu di sekitarnya. Mereka fokus pada kesuksesan dibanding menyesali kegagalan di masa lalu. Selanjutnya, ia selalu fokus pada hal apa yang penting untuk mencapai sukses, dibanding mengkhawatirkan apa saja yang mungkin mengganggunya.”

“Saya menemukan fakta bahwa kesukaan membanding-bandingkan adalah hal yang paling mudah menggiring kita pada ketidakbahagiaan. Tak ada orang yang membandingkan dengan yang lain dan menemukan dirinya setara. Ini yang membuat orang kerap kali sulit merasa bahagia.”

“Tulislah tujuan Anda secara detail dan bacalah tiap hari. Tuliskan secara spesifik—misalnya kalau ingin mengurangi berat badan, sebutkan jumlahnya misalnya 10 pon. Ini akan membuat pikiran bawah sadar Anda bisa tetap fokus untuk mencapai tujuan.”

“Saya tidak menyalahkan dan tidak mengeluh tentang ekonomi, pemerintahan, pajak, karyawan, harga bahan bakar, atau hal lain di luar diri yang tidak bisa saya kontrol. Satu-satunya yang bisa saya lakukan adalah mengendalikan apa reaksi saya terhadap berbagai hal tersebut.”

Deepak Chopra

Ia dikenal sebagai salah seorang pelopor bidang pengobatan yang melibatkan pikiran. Chopra telah menulis lebih dari 75 buku, termasuk 21 buku yang masuk kategori New York Times best seller. Beberapa dari judul yang terkenal termasuk The Seven Spiritual Laws of Success, The Book of Secrets, dan Super Brain.

Di tahun 1999, majalah TIME menamai Chopra di daftar pahlawan dan ikon abad 21.

“Apa yang kamu pikirkan, apa yang kamu lakukan, apa yang kamu makan, dapat memengaruhi hidupmu 30 hingga 50 tahun ke depan.”

“Pikiran kita adalah kunci dari segala macam aktivitas di otak, yang kemudian memengaruhi segalanya, persepsi, kesadaran, pikiran, hingga perasaan, termasuk hubungan dengan orang lain. Pikiran adalah pantulan dari diri Anda.”

“Pencapaian paling tinggi diperoleh orang yang fokus, punya intuisi, kreatif, dan punya kesadaran—yakni orang-orang yang tahu bagaimana mengubah masalah menjadi sebuah kesempatan.”

“Jika kamu ingin mengerjakan hal yang penting dan punya dampak besar, kamu tak akan bisa melakukannya sendirian. Tim dan pasangan adalah bagian penting yang membantu pencapaian itu.”

“Rahasia umur panjang dan selalu sehat adalah… biarkan pikiran yang merawat diri Anda.”

“Saya mengajarkan pada banyak orang apa pun situasi yang terjadi, betapa pun parahnya keadaan, apa pun kondisi yang melatarbelakangi, semua itu bisa Anda atasi jika Anda punya kesadaran penuh.”

loading...