Terdapat Sekrup, Magnet dan Baterai Didalam Perut Orang Ini

Ketika Rajpal Singh (34) tiba di sebuah rumah sakit di India dengan mengeluh sakit perut, dokter menduga ia mungkin mengalami keracunan makanan atau mag. Namun mereka terkejut ketika menemukan pria tersebut telah menelan ratusan uang logam dan paku.

Selama tiga tahun, Singh telah menelan 140 uang logam, 150 paku, segenggam mur, baut, dan baterai. Dia juga menelan sekrup dan magnet.

Ketika dokter melakukan endoskopi, memasukkan tabung panjang dan tipis yang telah dipasang kamera, terlihat ratusan benda asing di dalam perutnya.

Seperti yang dilansir CNN Indonesia, Singh adalah seorang petani dari Bathinda, India, mengatakan kebiasaan aneh itu bermula setelah ia mengalami depresi. Menurutnya, menelan benda-benda logam bisa membuatnya merasa lebih nyaman. “Saya menelan koin dan logam dengan jus atau susu,” katanya.

“Karena masalah keluarga, saya menjadi depresi dan terjerat ke kebiasaan aneh ini. Dokter mengatakan kepada saya, benda tajam bisa menusuk usus saya dan saya akhirnya akan meninggal.”

Singh mengklaim dia tidak menyadari rasa sakit di perutnya lantaran kebiasaan aneh menelan benda-benda yang terbuat dari logam. Dia telah pergi ke banyak pusat kesehatan di Punjab dengan keluhan sakit di perut, tapi tidak ada dokter yang bisa mendiagnosa masalahnya.

Akhirnya, Dr Gagandeep Goyal, seorang gastroentologist di rumah sakit setempat, melakukan X-ray dan mengungkapkan adanya massa logam di dalam perut Singh. Dr Goyal telah melakukan lebih dari 240 prosedur endoskopi untuk mengeluarkan objek tersebut, namun masih ada beberapa yang tertinggal.

“Meskipun kami telah berhasil mengeluarkan sebagian besar logam, masih ada benda tajam dan koin di dalam perutnya,” kata Dr Goyal.

“Tubuhnya terlalu rapuh untuk menjalani operasi lain sekarang, jadi kami berencana untuk mengoperasinya sekitar tujuh hari lagi dan mengeluarkan objek yang tersisa.”

Singh mengaku merasa lebih baik setelah benda-benda logam itu dikeluarkan. “Saya merasa jauh lebih santai sekarangh. Saya tidak akan pernah melakukan hal itu lagi,” kata Singh.

loading...